Forum Game

Minggu, 27 Januari 2013

Atari, Si Perintis Video Game yang Akhirnya Bangkrut


Atari, Si Perintis Video Game yang Akhirnya Bangkrut.



Brotherhoodnews - Salah satu perintis video game, Atari SA, mendaftarkan perlindungan kebangkrutan di Paris dan New York setelah gagal mendapat pemegang saham baru dan membayar utang ke BlueBay.

Unit bisnisnya di Amerika Serikat (AS) sebelumnya sudah berencana melakukan restruktrisasi bisnis dengan cara memisahkan diri dari induknya di Prancis sambil mencari tambahan modal. Pemisahan ini dilakukan untuk terus bersaing di industri mobile dan digital games yang semakin berkembang.

Rencana restrukturisasi ini termasuk penjualan asetnya dalam tiga sampai empat bulan ke depan. Atari juga berencana meminta pinjaman US$ 5,25 juta (Rp 50 miliar) dari Tenor Capital.

Demi melindungi kepentingan kreditur dan pemegang saham, Atari SA akhirnya mendaftarkan perlindungan kebangkrutan menjelang jatuh temponya pinjaman dari BlueBay 31 Maret mendatang.


Selain itu, pendaftaran perlindungan kebangkrutan juga dilakukan karena likuiditas perusahaan sudah 'kering' ditambah kinerja penjualan yang lesu dan minimnya dana untuk pengembangan usaha.

Dalam keterangan tertulisnya yang dikutip CNBC, Selasa (22/1/2013), Atari SA menyatakan tidak ada investor baru yang bisa menyuntikkan dana atau menggantikan posisi BlueBay sebagai kreditor.

Kendalanya antara lain, karena peraturan yang berlaku untuk perusahaan yang listing di Prancis, struktur kepemilikan saham yang rumit dan situasi ekonomi yang sedang krisis.

Atari sendiri punya utang senilai 21 juta euro (Rp 266 miliar) ke BlueBay. CEO Atari SA Jim Wilson mengaku langkah mendaftarkan perusahaan untuk perlindungan kebangkrutan sudah tepat karena bisa melindungi pemegang saham dan mengurangi risiko usaha.

"Perlindungan kebangkrutan ini menjadi langkah yang sangat strategis bagi bisnis Atari di AS, sehingga kami bisa melestarikan nilai perusahaan sambil membuka kesempatan meraup pendapatan bagi Atari," kata manajemen Atari.

Atari terkenal sebagai salah satu perintis video game yang didirikan 1972 silam. Beberapa game terkenal yang pernah dirilis Atari antara lain Pong, Asteroids, Centipede, Missile Command, Battlezone dan Tempest.



Siapa bilang nenek pikun???



Nenek Knott saat diwawancarai (ist)
Brothoodnews - Usia senja ternyata tak menghalangi nenek 85 tahun ini untuk menggandrungi Grand Theft Auto (GTA) IV. Ya, si nenek memang penggemar berat game yang agak brutal ini layaknya anak-anak usia remaja.

Dalam wawancaranya dengan BBC, Hilda Knott --nama nenek tersebut-- mengaku sangat senang bermain konsol game. Alasannya sederhana, karena game dapat melatih otaknya untuk tetap aktif.

"Game itu membuat saya berpikir bagaimana menyelesaikan level atau tingkatan berikutnya untuk diselesaikan. Mulai dari petualangan atau teka-teki mengajarkan saya berpikir bagaimana kapan saya harus melakukannya," katanya, seperti dikutip dari The Next Web, Rabu (23/1/2013).

Ia setuju, game favoritnya seperti GTA IV ini bisa menjaga pikirannya tetap aktif, apalagi di usianya yang sudah cukup renta. Walau bukan masuk kategori maniak game, namun ia mengaku menikmati momen-momen saat memainkan GTA IV di konsol PlayStation 3 dengan TV 65 inch miliknya.

Microsoft Bocorkan Jadwal Peluncuran GTA V


Microsoft Bocorkan Jadwal Peluncuran GTA V




GTA V
Brotherhoodnews - Jadwal peluncuran Grand Theft Auto (GTA) V tampaknya semakin dekat. Bahkan entah disengaja atau tidak, Microsoft dikabarkan ikut membocorkan jadwal peluncuran game tersebut.

Memang, beberapa rumor sempat menyinggung soal waktu peluncuran GTA V, bahkan situs sekelas Amazon sudah berani membuka pemesanan awal untuk para calon pembeli game tersebut.

Kini kabar peluncuran GTA V semakin santer terdengar. Menurut idigitaltimes, sejumlah gamer ada yang mengaku sudah melakukan pre-order melalui Microsoft.

"Saya sudah melakukan pre-order melalui Microsoft, mereka bilang akan mulai dipasarkan 24 Maret," kata Nick Ritenour, salah satu gamer yang sudah melakukan pemesanan.

Hal serupa juga terjadi di Australia. Salah satu gamer di sana mengklaim sudah melakukan pemesanan di salah satu toko online terbesar di Australia, hanya saja jadwalnya sedikit berbeda dengan perilisan di Amerika Serikat.
"Mereka bilang 24 April 2013," kata gamer bernama Mat.

Apa yang diakui Ritenour dan Mat seakan makin mempejelas jadwal peluncuran GTA V yang semakin dekat. Entah benar atau tidak, namun janjinya game tersebut akan diluncurkan di 2013 ini.

Aset THQ Jadi Rebutan Perusahaan Game


Aset THQ Jadi Rebutan Perusahaan Game





Brotherhoodnews - Kondisi publisher game THQ yang sedang menuju kebangkrutan akhirnya terpaksa menjual sejumlah aset. Ini dilakukan guna mengurangi kerugian yang dideritanya.

Untungnya, ternyata banyak perusahaan game lain yang tertarik untuk memiliki sejumlah aset yang ditawarkan oleh THQ. Tak butuh waktu lama, sejumlah aset yang dimilikinya pun ludes terjual.

Melalui penjualannya itu, THQ berhasil mengumpulkan dana segar sekitar USD 72 juta. Nilai itu diperoleh dari beberapa perusahaan game yang mengakuisisi sejumlah divisi THQ.

Beberapa perusahaan game yang akhirnya sukses mengakuisisi sejumlah divisi milik THQ antara lain Sega Corp. yang mengakuisisi Relic Studio dengan nilai USD 26,6 juta. Selain itu ada Koch Media GmbH yang membeli Volation Inc dan game Metro: Last Light dengan total nilai USD 22,3 juta. 

Lainnya, ada Take-Two Interactive Software Inc yang sukses mengakuisisi Evolve dengan nilai USD 10,9 juta. Tak ketinggalan, Ubisoft mengakuisisi THQ Montreal dan game berjudul South: The Stick of Truth senilai USD 2,5 juta dan USD 3,3 juta. 

Dikutip  dari Megagames, Minggu (27/1/2013), developer game kenamaan Crytek pun turut dalam aksi akuisisi dengan membeli Homefront 2 dengan nilai USD 500 ribu.

"Kami berharap proses restrukturisasi yang saat ini kami lakukan mampu membuat perusahaan tetap dapat bertahan," ucap Brian Farrell selaku Chairman and CEO THQ. 
Penjualan yang dilakukan THQ tersebut masih akan dilanjutkan dengan penjualan aset bangunan miliknya yang dikabarkan akan melalui 11 kali periode penjualan.

Kamis, 17 Januari 2013

New : DmC di CFW 3.55 Eksternal (6.5 GB)





yeaaaah ini dia yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga........
bisa di bilang merupakan masa muda dari si pemburu Demon  ya siapa yang tak kenal Dante. Kamu tetap akan berperan menjadi dante di masa muda.cara bermain yang di tampilkan masih sama tetapi dengan perubahan yang cukup banyak.untuk adegan Movienya kayaknya game ini menampilkan di beberapa adegan yang cukup vulgar. Game ini mempunya Firmware Ori 4.31 dan sudah dapat dimainkan di CFW 3.55 jadi buat kamu yang masih CFW 3.55 kamu boleh berbangga.

Kill Zone 3 cfw 3.55 kmeaw









Kill Zone 3 merupakan game FPS dimana kamu disini berperan sebagai perajurit pembebasan bumi, merupakan kelanjutan dari seri pendahulunya yaitu Kill Zone 2, untuk adegan tembak menembaknya tak perlu diragukan lagi game buatan sony ini.
size originalnya 41.6 GB sedangkan untuk Kill zone 3 ini sizenya 25.1 GB dan berjalan sempurna di CFW 3.55 tanpa ada masalah dan sudah lulus uji hingga game ini TamaT dimainkan.
untuk pemesanan kamu bisa hub kru kami dan nomor kontak tersedia di blog ini.

Kamis, 27 Desember 2012

5 Game Horor yang Bikin Jantungan di 2012


5 Game Horor yang Bikin Jantungan di 2012


1. Silent Hill: Downpour


Masih seperti seri-seri sebelumnya, seri Silent Hill kali ini masih mengandalkan efek-efek yang mampu membuat suasana dalam game terasa menyeramkan seperti kabut yang menyelimuti hingga suasana sepi dalam kota.

Gamer akan memerankan Murphy Pendleton, seorang tahanan yang sedang dipindahkan ke lokasi lain menggunakan bus tahanan. Namun dalam perjalanan, akibat keteledoran sang supir, bus yang ditumpanginya malah mengalami kecelakaan hingga membawa bus tersebut jatuh menyusuri jurang.

Setelah kecelakaan, gamer yang memerankan Murphy untuk menemukan jalan menuju peradaban malah menemui suasana kota yang sepi dan dipenuhi bangunan tak berpenghuni. Suasana dalam game pun semakin terasa semakin mencekam.

2. Resident Evil 6


Diawali dengan memerankan Leon yang menolong Helena, gamer akan kembali berhadapan dengan sejumlah zombie maupun monster aneh sepanjang game Resident Evil 6.

Lokasi permainan yang bersetting di dalam kota ini berhasil memberikan suasana yang lumayan bikin merinding gamer yang memainkannya. Belum lagi ditambah oleh kehadiran zombie yang kerap merepotkan.

Aksi yang ditawarkan pada seri Resident Evil kali ini terbilang menarik. Apalagi dibumbui oleh cuplikan video yang saling menghubungkan cerita, membuat game garapan Capcom ini semakin menarik untuk diikuti.

3. Slender


Berbeda dengan yang lainnya, Slender bisa dibilang game sederhana. Saat memainkannya, gamer tak akan menemui zombie ataupun monster, melainkan pembunuh berdarah dingin yang akan menghabisi karakter yang dimainkan oleh gamer.

Dalam permainannya, gamer bertugas untuk mencari lembaran demi lembaran kertas yang harus dikumpulkan guna menyelesaikan tingkat permainan dalam game. Namun tidak semudah itu, karena untuk menemukan lembaran kertas yang dimaksud, gamer hanya bermodalkan sebuah senter yang akan membantunya menerobos gelapnya hutan.

Belum lagi pembunuh berdarah dingin yang selalu mengawasi selama proses pencarian lembaran kertas, dijamin game Slender bakal membuat gamer yang memainkannya merasa dag-dig-dug sepanjang permainan.

4. Alan Wake: American Nightmare


Seri Alan Wake: American Nightmare mengajak gamer menuju 2 tahun setelah kejadian pada seri terdahulu, dimana kali ini Alan Wake melakukan petualangannya di daratan Arizona.

Tampilan grafis yang ditawarkan Remedy Entertainment berhasil memberikan nuansa suasana mencekam yang mampu meningkatkan tensi horor dalam game ini.

Ditambah gerakan karakter dalam game yang terlihat begitu natural, membuat game yang satu ini semakin menarik untuk dimainkan.

Musuh yang ditemui dalam game ini pun tak jauh berbeda dengan kebanyakan game horor lain yang kerap mengandalkan zombie sebagai 'pengganggu' sepanjang permainan.

5. Prototype 2


Meski lebih tepat dikatakan sebagai game action, Protoype 2 tetap mampu menghadirkan suasana seram sepanjang permainan lewat zombie maupun monster yang akan menghalangi tujuan sang jagoan.

Seperti halnya pada Prototype versi sebelumnya, aksi-aksi memukau pun kembali hadir dalam seri kedua ini. Seperti gerakan combo untuk menghancurkan musuh hingga penggunaan pilihan kekuatan yang ingin digunakan.

Efek dalam game seperti ledakan dan hal menarik lainnya pun mengalami improvisasi yang cukup signifikan sehingga berhasil membuat game garapan Radical Entertainment ini makin menarik untuk dimainkan.